PT Jaya Abadi akan melakukan merger dengan PT Sentosa Makmur. Sdr. Harno, seorang akuntan di PT Jaya Abadi, mendengar desas-desus bahwa merger ini akan mengakibatkan restrukturisasi besar dan PHK pada beberapa departemen, termasuk departemen akuntansi. Informasi ini belum diumumkan secara resmi. Salah satu rekan Sdr. Harno, yang juga memiliki tanggungan keluarga besar, bertanya kepadanya tentang kebenaran desas-desus tersebut. Bagaimana Sdr. Harno harus merespons situasi ini berdasarkan prinsip etika profesi?