Sebuah perusahaan manufaktur ingin menggunakan metode 'drama korporat' untuk mensimulasikan skenario krisis dan melatih karyawan dalam pengambilan keputusan cepat serta komunikasi efektif di bawah tekanan. Drama ini harus mencerminkan budaya perusahaan dan tantangan industri yang spesifik. Bagaimana tim pelatihan dapat merancang skenario drama krisis yang paling realistis dan berdampak edukatif?