Seorang staf administrasi di kantor pemerintahan sering menunda-nunda pekerjaan penting, yang menyebabkan penumpukan tugas dan pelayanan publik terhambat. Jika ia memahami guguritan pupuh Jurudemung yang berisi 'ulah resep tunda-tunda, gawé kudu geuwat réngsé' (jangan suka menunda-nunda, pekerjaan harus segera selesai), bagaimana ia harus mengubah kebiasaan kerjanya?