Putri, seorang pemimpin tim proyek kecil di tempat magangnya, menghadapi tekanan untuk mencapai target yang sangat ambisius. Salah satu anggota timnya seringkali tidak jujur dalam melaporkan progres kerjanya, yang berdampak pada keseluruhan tim. Putri ingin menegakkan standar etika Kristen tetapi juga harus menjaga motivasi tim. Bagaimana Putri dapat memimpin timnya dengan prinsip kejujuran dan akuntabilitas Kristen, sambil tetap membangun lingkungan kerja yang positif dan produktif?