Seorang staf HRD di sebuah perusahaan multinasional menemukan bahwa ada praktik diskriminasi dalam proses rekrutmen. Beberapa kandidat yang sangat berkualitas seringkali ditolak karena alasan non-kompetensi seperti latar belakang agama atau suku, yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan prinsip keadilan. Jika ia melaporkan hal ini, ia berisiko menghadapi resistensi dari manajemen senior. Berdasarkan prinsip martabat manusia dan keadilan dalam Ajaran Sosial Gereja, apa tindakan yang paling bertanggung jawab?