Departemen Sumber Daya Manusia (SDM) sebuah perusahaan sedang mengembangkan sistem evaluasi kinerja karyawan yang baru. Selain aspek produktivitas dan pencapaian target, mereka ingin mengintegrasikan penilaian terhadap nilai-nilai etis karyawan yang selaras dengan visi perusahaan sebagai 'bisnis yang bermoral'. Berdasarkan Ajaran Sosial Gereja tentang pengembangan manusia seutuhnya (holistik) dan kebaikan bersama, kriteria etis apa yang paling relevan untuk diintegrasikan dalam evaluasi kinerja?