Tim pengembang aplikasi di sebuah startup sedang merancang fitur baru untuk aplikasi media sosial mereka. Fitur ini dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan pengguna dengan algoritma yang sangat personal dan adiktif, namun berpotensi menimbulkan kecanduan digital dan masalah privasi data. Salah satu anggota tim, seorang Katolik, merasa khawatir dengan dampak etis fitur ini. Berdasarkan etika Katolik tentang penggunaan teknologi dan martabat manusia, apa tindakan yang paling tepat bagi anggota tim tersebut?