Di sebuah lembaga pendidikan vokasi (SMK), seorang guru kerap kali memberikan tugas yang sangat banyak dan sulit kepada siswa, bahkan di luar jam pelajaran, tanpa mempertimbangkan beban belajar siswa di mata pelajaran lain atau waktu istirahat mereka. Siswa merasa tertekan dan tidak memiliki waktu untuk kegiatan pengembangan diri lainnya. Bagaimana kepala sekolah seharusnya mengatasi masalah ini dari perspektif HAM siswa?