Dua orang karyawan di departemen marketing sering terlibat perselisihan pendapat yang mengganggu kinerja tim. Salah satunya cenderung agresif dalam mempertahankan argumennya, sementara yang lain sering merasa diremehkan dan menarik diri. Sebagai atasan mereka yang berpegang pada ajaran Islam, bagaimana Anda menyelesaikan konflik ini?