Seorang manajer produksi di pabrik garmen dihadapkan pada dilema. Untuk memenuhi target pengiriman yang sangat ketat, ia diminta untuk mengizinkan lembur karyawan melebihi batas waktu yang diatur undang-undang, dengan janji bonus besar. Namun, manajer tersebut tahu bahwa kebijakan ini akan menguras fisik dan mental karyawan serta melanggar prinsip "Penghidupan Benar" (Samma Ajiva) dalam ajaran Buddha. Jika ia menolak, perusahaan mungkin kehilangan kontrak besar. Tindakan manajer yang paling tepat berdasarkan prinsip "Penghidupan Benar" dan keberlanjutan bisnis adalah: