Seorang peneliti melakukan kultur jaringan pada eksplan pucuk tanaman anggrek dengan media MS (Murashige & Skoog) yang diperkaya zat pengatur tumbuh (ZPT) auksin dan sitokinin. Pada perlakuan A, rasio auksin:sitokinin adalah 1:1, menghasilkan kalus. Pada perlakuan B, rasio auksin:sitokinin adalah 1:5, menghasilkan tunas. Jika peneliti ingin menginduksi pembentukan akar dari kalus yang didapatkan pada perlakuan A, tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan?