Sebuah perusahaan konstruksi multinasional sedang membangun proyek di daerah Tapanuli. Tim Humas, yang di dalamnya terdapat lulusan SMK Jurusan Komunikasi, bertugas menjelaskan dampak lingkungan proyek kepada masyarakat lokal Batak. Mereka menggunakan presentasi standar dalam Bahasa Indonesia, namun masyarakat terlihat kurang antusias dan pasif. Setelah observasi, tim menyadari bahwa ada ketidaksesuaian dalam pendekatan komunikasi. Strategi komunikasi apa yang paling efektif untuk diterapkan agar pesan tersampaikan dan diterima baik oleh masyarakat Batak?