Anda adalah seorang editor di penerbitan buku yang berfokus pada literatur lokal. Anda sedang menyunting naskah cerita rakyat Batak yang akan diterbitkan. Dalam cerita tersebut terdapat dialog yang menggunakan beberapa peribahasa Batak kuno yang mungkin sulit dipahami oleh pembaca modern. Untuk mempertahankan keaslian cerita namun tetap mudah dicerna, tindakan editorial mana yang paling tepat?