Sebuah unit usaha kerajinan Ulos menghadapi masalah konsistensi kualitas pada produk Ulos Ragidup yang dihasilkan, terutama pada kerapatan tenunan yang sering tidak seragam, menyebabkan motif terlihat kurang presisi. Sebagai seorang manajer produksi, tindakan evaluasi manakah yang paling strategis untuk mengidentifikasi akar masalah dan menyusun solusi berkelanjutan?