Dalam Cerita Panji, seringkali terdapat adegan di mana tokoh harus membedakan mana yang asli dan mana yang palsu (misalnya, Panji yang menyamar atau Candra Kirana yang diculik dan digantikan). Jika Anda seorang manajer kualitas produk di industri pariwisata (misalnya, kerajinan tangan), bagaimana Anda akan menerapkan prinsip 'membedakan yang asli dari yang palsu' ini dalam proses quality control untuk menjaga reputasi produk lokal?