PT. Global Transaksi, sebuah perusahaan eksportir, menjual barang dagang secara kredit ke pelanggan di Amerika Serikat dalam mata uang USD. Saat penjualan, kurs 1=Rp15.000,−.Tigapuluhharikemudian,saatpembayaranditerima,kursberubahmenjadi1 = Rp15.200,-, menghasilkan keuntungan selisih kurs. Namun, staf akuntansi hanya mencatat penerimaan kas dan pelunasan piutang sesuai kurs saat pembayaran, tanpa mencatat akun selisih kurs. Dampak paling signifikan dari kelalaian ini terhadap laporan keuangan perusahaan adalah...