PT Sumber Rezeki, sebuah perusahaan ritel, sedang menghadapi kenaikan harga pokok barang dagangan yang signifikan dan berkelanjutan akibat inflasi. Perusahaan saat ini menggunakan metode persediaan FIFO (First-In, First-Out). Manajemen sedang mempertimbangkan untuk beralih ke metode Average Cost (biaya rata-rata) untuk penilaian persediaan. Jika perusahaan memutuskan untuk beralih ke metode Average Cost dalam kondisi kenaikan harga, bagaimana dampak paling mungkin terhadap laporan keuangan dan kewajiban pajak perusahaan di periode berjalan?