Sebuah perusahaan agribisnis ingin mengembangkan program pelatihan 'Kepemimpinan Berbasis Etika Lingkungan' bagi para stafnya. Mereka tertarik pada konsep 'tata krama dan harmoni alam' yang sering tersirat dalam setting cerita wayang, di mana para tokoh hidup selaras dengan lingkungan. Bagaimana Carita Wayang dapat digunakan untuk menginspirasi staf agar menerapkan praktik agribisnis yang berkelanjutan dan bertanggung jawab?