Dalam pengembangan produk rekayasa 'Smart Dustbin' (tempat sampah pintar) yang dapat memilah sampah secara otomatis menggunakan sensor, tim riset dan pengembangan menemukan bahwa sensor pemilah limbah organik dan anorganik memiliki akurasi 85%, namun biaya produksinya sangat tinggi. Ada alternatif sensor dengan akurasi 70% namun biayanya jauh lebih murah. Jika target pasar adalah rumah tangga menengah ke bawah yang mengutamakan harga terjangkau, keputusan terbaik yang harus diambil oleh tim adalah: