Sebuah UMKM kerajinan batik Madura di Pamekasan berencana meluncurkan koleksi premium bertema "Crita Rèba", sebuah cerita rakyat tentang selendang sakti. Untuk memastikan produk diterima pasar global tanpa kehilangan esensi budaya lokal, tim pemasaran harus merumuskan strategi yang tepat. Tantangan utamanya adalah bagaimana mengkomunikasikan nilai historis dan magis selendang Rèba secara efektif kepada konsumen modern yang mungkin tidak familiar dengan cerita tersebut, sekaligus menonjolkan kualitas kerajinan. Manakah pendekatan pemasaran yang paling strategis untuk mencapai tujuan tersebut?