Andre, seorang siswa magang di bagian pemasaran, diminta oleh supervisornya untuk sedikit 'mempercantik' data laporan penjualan agar terlihat lebih mengesankan di mata direksi, meskipun itu berarti memanipulasi angka yang sebenarnya. Andre tahu ini adalah tindakan tidak etis. Bagaimana Andre, dengan jati diri Kristennya, harus merespons tekanan ini?