Seorang manajer operasional di sebuah pabrik sering terlihat datang terlambat, pulang lebih awal, dan kadang-kadang menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. Meskipun ia memiliki kinerja yang cukup baik dalam angka, perilaku ini diamati oleh staf di bawahnya. Bagaimana dampak perilaku manajer ini terhadap etos kerja dan bagaimana seharusnya seorang Junzi (Insan Kamil/Pemimpin Berbudi Luhur) memimpin dalam situasi ini?