Sebuah tim pemasaran sedang merancang kampanye untuk produk baru. Lia memiliki keunikan dalam berpikir 'out-of-the-box' dan seringkali menghasilkan ide-ide yang sangat kreatif namun terkadang dianggap terlalu radikal atau tidak realistis oleh anggota tim lain yang lebih konvensional. Bagaimana Lia dapat memastikan ide-ide uniknya dipertimbangkan dan memberikan nilai tambah pada kampanye tanpa dianggap tidak praktis?