Tim pengembangan konten digital untuk promosi budaya Jawa menemukan bahwa nama 'Sultan Agung' seringkali salah transliterasi dari Aksara Jawa ke Latin pada platform otomatis. Penulisan 'Agung' dalam Aksara Jawa adalah ꦲꦒꦸꦁ. Kesalahan umum adalah 'Agung' terbaca 'Agu'. Sandhangan apakah yang paling bertanggung jawab atas kesalahan ini?