Sebuah agensi periklanan diminta membuat kampanye 'anti-korupsi' untuk sebuah lembaga pemerintahan. Mereka ingin menggunakan analogi dari cerita Mahabharata untuk menyampaikan pesan tentang bahaya keserakahan dan ambisi buta yang merugikan banyak pihak. Karakter antagonis mana yang paling efektif dalam merepresentasikan sifat-sifat tersebut sebagai pelajaran bagi masyarakat, dan bagaimana karakternya akan divisualisasikan untuk kampanye ini?