Seorang manajer operasional di sebuah pabrik semen mengamati bahwa tagihan listrik bulanan cenderung sangat tinggi, padahal produksi stabil. Setelah dilakukan audit, ditemukan bahwa faktor daya (power factor) pabrik sangat rendah (0.7). Apa konsekuensi utama dari faktor daya rendah ini terhadap biaya operasional dan efisiensi sistem kelistrikan pabrik?