Seorang kepala departemen produksi baru di sebuah pabrik tekstil menghadapi masalah moral karyawan yang rendah dan produktivitas menurun. Ia ingin menerapkan gaya kepemimpinan yang menginspirasi, seperti Sri Rama yang memimpin pasukannya dengan teladan dan empati (Raja Yajna). Dalam upaya meningkatkan moral dan produktivitas, tindakan manakah yang paling selaras dengan prinsip Raja Yajna Sri Rama dalam konteks kepemimpinan industri?