Negara X memiliki sistem ekonomi di mana pemerintah memegang kendali penuh atas faktor-faktor produksi utama, mengatur harga, dan merencanakan alokasi sumber daya secara terpusat untuk mencapai pemerataan pendapatan. Namun, inovasi terhambat dan kualitas barang sering rendah. Berdasarkan ciri-ciri tersebut, sistem ekonomi apa yang paling mungkin diterapkan Negara X, dan apa implikasi utamanya terhadap efisiensi ekonomi?