Sebuah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kerajinan tangan ingin memperluas pangsa pasar dengan menambah kapasitas produksi. Namun, UMKM tersebut kesulitan mengakses pinjaman dari bank umum karena keterbatasan agunan dan riwayat kredit yang belum mapan. Mereka membutuhkan modal kerja jangka pendek untuk membeli bahan baku dan membayar gaji karyawan. Lembaga keuangan non-bank manakah yang paling relevan untuk membantu UMKM tersebut berdasarkan kebutuhan dan karakteristiknya?