Seorang desainer grafis di sebuah agensi periklanan diminta untuk membuat kampanye yang mempromosikan produk yang ia ketahui memiliki klaim palsu. Desainer ini teringat ajaran Sutta Pitaka tentang 'Ucapan Benar' (Sammā Vācā) dan 'Penghidupan Benar' (Sammā Ājīva). Bagaimana desainer ini harus bertindak?