Seekor burung kolibri memiliki aktivitas metabolisme yang sangat tinggi untuk menopang kemampuan terbangnya yang cepat dan konstan. Untuk mempertahankan energi yang dibutuhkan, jantung burung kolibri dapat berdetak lebih dari 1.200 kali per menit, dan ia harus mengonsumsi nektar dalam jumlah besar setiap hari. Jika suhu lingkungan turun drastis hingga mencapai 5∘C di malam hari, adaptasi fisiologis apa yang paling mungkin dilakukan burung kolibri untuk menghemat energi tanpa membeku?