Sebuah masyarakat adat di pedalaman hutan Kalimantan secara tradisional bergantung pada hutan sekitarnya untuk pangan, obat-obatan, air bersih, dan bahan bangunan. Hutan tersebut juga berperan penting dalam mengatur iklim mikro, siklus air, dan mencegah erosi tanah di daerah aliran sungai (DAS) yang lebih luas. Mengapa kerusakan hutan ini akan memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar hilangnya pohon dan beberapa spesies, jika dilihat dari perspektif keanekaragaman hayati dan jasa ekosistem?