Tim proyek pembangunan infrastruktur di Simalungun menghadapi tantangan dalam menyampaikan informasi mengenai manfaat pembangunan jalan tol kepada masyarakat setempat. Masyarakat seringkali mempertanyakan dampak negatif dan merasa informasi yang diberikan kurang transparan. Sebagian besar masyarakat berkomunikasi dalam Bahasa Batak Simalungun.