Sebuah startup teknologi di Medan ingin mengembangkan aplikasi pembelajaran bahasa Batak untuk anak-anak. Tim riset menemukan bahwa metode pembelajaran konvensional kurang menarik bagi generasi muda. Sebagai tim pengembang kurikulum, pendekatan apa yang paling inovatif dan efektif untuk merancang konten pembelajaran bahasa Batak dalam aplikasi tersebut agar menarik minat anak-anak?