Sebuah tim riset linguistik sedang mengidentifikasi varian-varian Surat Batak yang digunakan di berbagai wilayah (Toba, Karo, Simalungun, Mandailing, Pakpak) untuk proyek dokumentasi. Mereka menemukan bahwa beberapa karakter memiliki bentuk grafis yang serupa tetapi digunakan secara berbeda di setiap varian, atau memiliki fungsi fonemik yang berbeda. Metode analisis komparatif manakah yang paling esensial untuk membedakan dan mengkategorikan varian-varian ini secara sistematis?