Sebuah perusahaan pariwisata lokal Bali menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan. Salah satu staf mengunggah foto kegiatan upacara adat dengan caption berbahasa Bali yang kurang tepat, cenderung meremehkan atau tidak menghargai kesakralan upacara. Sebagai supervisor, bagaimana Anda mengevaluasi kesalahan ini dan memberikan panduan kepada staf agar penggunaan bahasa Bali dalam media sosial perusahaan selalu etis, profesional, dan menghargai budaya?