Dalam rapat perencanaan proyek pembangunan resor baru, seorang manajer proyek menjanjikan kepada investor bahwa proyek akan selesai dalam tiga bulan dengan anggaran minimal, padahal tim arsitek dan insinyur sudah melaporkan bahwa estimasi realistis adalah delapan bulan dengan anggaran tiga kali lipat dari yang dijanjikan. Manajer tersebut terus meyakinkan investor dengan data yang tidak valid. Perilaku manajer proyek tersebut dalam membuat janji yang tidak realistis paling tepat digambarkan dengan paribasa Bali?