Seorang mahasiswa sedang melakukan wawancara dengan seorang sesepuh adat untuk tugas penelitiannya. Saat bertanya, mahasiswa tersebut menggunakan bahasa Sunda 'loma' (akrab/kasar) tanpa disadari. Apa dampak sosial yang paling mungkin timbul dari kesalahan penggunaan 'undak-usuk basa' tersebut?