Nilai 'Cageur, Bageur, Pinter, Bener, Singer' (sehat, baik, pintar, benar, terampil) merupakan idealisme manusia Sunda. Dalam konteks pendidikan karakter di era digital, bagaimana sekolah dapat mengintegrasikan nilai-nilai ini agar siswa mampu menghadapi tantangan global dengan identitas budaya yang kuat?