Di tengah ancaman pandemi dan penyakit baru, beberapa komunitas adat masih mengandalkan pengobatan tradisional yang berbasis pada kearifan lokal dalam meramu tanaman obat. Sementara itu, pemerintah dan fasilitas kesehatan modern menganjurkan pengobatan medis berbasis sains. Bagaimana seharusnya interaksi antara pengobatan tradisional dan modern dikelola untuk mencapai sistem kesehatan yang holistik?