Sebuah lukisan kontemporer berjudul "Jejak Absurditas" dipamerkan di galeri kota. Karya ini menggunakan media campuran dan menampilkan visual yang sangat abstrak, membuat sebagian besar pengunjung merasa bingung dan bahkan marah, sementara sebagian kecil lainnya menganggapnya sebagai terobosan artistik. Seorang kritikus seni terkemuka menulis bahwa karya tersebut "merefleksikan krisis identitas masyarakat urban melalui dekonstruksi bentuk dan warna yang provokatif."Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan pendekatan kritikus tersebut terhadap "Jejak Absurditas"?