Anda adalah seorang jurnalis yang meliput acara Ludruk di sebuah desa terpencil di Madura. Anda menyadari bahwa pertunjukan tersebut banyak menyisipkan kritik sosial dan politik lokal yang disampaikan secara tersirat melalui humor dan sindiran. Bagaimana Anda akan mengevaluasi peran Ludruk ini sebagai media komunikasi di masyarakat tersebut?