Seorang mahasiswa Madura sedang meneliti pengaruh globalisasi terhadap penggunaan Bahasa Madura di kalangan remaja. Ia mengamati bahwa banyak remaja mencampuradukkan Bahasa Madura dengan Bahasa Indonesia atau bahasa gaul lainnya. Jika mahasiswa tersebut ingin merumuskan solusi yang tepat untuk menjaga kemurnian Bahasa Madura tanpa mengekang kreativitas berbahasa remaja, pendekatan manakah yang paling strategis?