Di sebuah desa, ada praktik pungutan liar yang merugikan banyak warga, namun tidak ada yang berani melaporkan karena takut akan ancaman. Seorang warga, meskipun tahu risiko yang mungkin dihadapinya, berani melaporkan praktik tersebut kepada pihak berwenang. Tindakan warga tersebut mencerminkan nilai 'bhâbâng'. Apa risiko terbesar yang dihadapi warga tersebut dan mengapa ia tetap melakukannya?