Dalam konteks pengembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat, seorang ilmuwan Kristen dihadapkan pada dilema etis. Ia menyadari bahwa teknologi AI yang sedang ia kembangkan berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan hidup, namun juga dapat menggantikan jutaan pekerjaan manusia dan menimbulkan masalah privasi data yang serius. Bagaimana etika Kristen seharusnya membimbing ilmuwan ini dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab?