Banyak umat Katolik awam merasa bahwa tugas utama mereka adalah menghadiri Misa dan menjalankan devosi pribadi, sementara urusan duniawi seperti politik, ekonomi, dan masalah sosial dianggap sebagai ranah di luar tanggung jawab iman mereka. Pandangan ini menyebabkan kurangnya partisipasi aktif umat awam dalam membawa nilai-nilai Injil ke tengah masyarakat. Sebagai seorang pemimpin Gereja, strategi apa yang paling efektif untuk menginspirasi dan memberdayakan umat awam agar mereka menyadari dan menjalankan panggilan mereka untuk mentransformasi dunia?