Seorang umat Katolik rutin menghadiri Misa setiap Minggu, namun dalam kehidupan sehari-harinya ia seringkali bersikap egois, tidak peduli sesama, dan mudah marah. Bagaimana kita dapat menganalisis kesenjangan antara partisipasi sakramentalnya dengan hidup moralnya berdasarkan ajaran Gereja Katolik tentang Ekaristi?