Sepasang kekasih Katolik berencana menikah. Mereka menghadapi tekanan dari keluarga untuk melangsungkan pernikahan besar dan mewah, padahal mereka ingin pernikahan yang sederhana dan bermakna. Berdasarkan pemahaman Katolik tentang sakramen perkawinan, nasihat apa yang paling bijaksana untuk mereka pertimbangkan?