Dalam era digital, penyebaran informasi palsu (hoaks) dan ujaran kebencian menjadi tantangan serius, bahkan di kalangan umat beriman. Sebagai seorang Katolik yang berpegang pada ajaran moral Gereja tentang kebenaran dan kasih, bagaimana Anda akan mengevaluasi tindakan menyebarkan informasi yang belum diverifikasi kebenarannya, meskipun dengan niat baik untuk 'mengingatkan' sesama?