Sebuah paroki di perkotaan menghadapi masalah pengangguran kaum muda yang tinggi. Pastor paroki berencana untuk memulai program pelatihan keterampilan dan pendampingan kewirausahaan bagi kaum muda. Namun, beberapa anggota dewan paroki merasa bahwa peran Gereja seharusnya hanya sebatas urusan sakramental dan spiritual. Bagaimana Anda sebagai anggota dewan paroki yang memahami Ajaran Sosial Gereja akan meyakinkan mereka?