Perdagangan rempah-rempah di Nusantara adalah magnet bagi pedagang dari berbagai penjuru dunia, termasuk Muslim. Selain pertukaran barang, perdagangan ini juga memfasilitasi pertukaran ide dan kepercayaan. Bagaimana dampak ekonomi dari perdagangan rempah-rempah ini secara tidak langsung memperkuat posisi Islam di Nusantara?