Di desa itu, kearifan lokal masih dipegang teguh. Setiap kali ada perselisihan, tetua adat selalu mengedepankan musyawarah mufakat, bukan hukum rimba. Mereka percaya, harmoni lebih berharga daripada kemenangan sesaat. Namun, di kota, nilai-nilai itu perlahan memudar, digantikan oleh individualisme dan persaingan yang tiada henti.Berdasarkan kutipan di atas, nilai apakah yang paling dominan diangkat oleh penulis, dan bagaimana relevansinya dengan tantangan masyarakat modern saat ini?