Fenomena 'kebocoran data' telah menjadi ancaman serius bagi individu dan organisasi di seluruh dunia. Data pribadi, seperti informasi finansial atau identitas, seringkali menjadi target utama. Salah satu penyebab utama insiden ini adalah kelemahan sistem keamanan siber yang seringkali tidak diperbarui atau tidak memadai untuk menghadapi serangan canggih. Selain itu, kelalaian pengguna dalam menjaga kerahasiaan data, seperti penggunaan kata sandi lemah atau membuka tautan phishing, juga berkontribusi besar. Implikasinya luas, mulai dari kerugian finansial hingga pencemaran nama baik. Oleh karena itu, pendekatan multi-sektoral yang melibatkan pemerintah, penyedia layanan digital, dan edukasi publik tentang keamanan siber menjadi krusial untuk memitigasi risiko ini. Untuk menguatkan hubungan logis antara kalimat 'Salah satu penyebab utama insiden ini adalah kelemahan sistem keamanan siber...' dan 'kelalaian pengguna dalam menjaga kerahasiaan data...' , kata penghubung yang paling tepat digunakan di awal kalimat kedua (yang mengawali gagasan kelalaian pengguna) adalah...