Jika seseorang dengan tekun mempraktikkan sebagian besar prinsip Astadama, seperti Ahimsa dan Sauca, namun secara konsisten terlibat dalam praktik bisnis yang tidak jujur dan merugikan orang lain (melanggar Satya dan Awyawaharika), bagaimana dampak perilakunya terhadap perkembangan spiritualnya secara keseluruhan menurut ajaran Hindu?