Gede, seorang siswa teladan, mengetahui bahwa temannya, Komang, menyontek saat ujian dan sekarang Komang memohon agar Gede bersaksi bahwa ia tidak melihat apa-apa ketika dipanggil oleh guru. Komang mengancam akan menjauhi Gede jika ia mengatakan yang sebenarnya. Dalam situasi dilematis ini, bagaimana Gede seharusnya bertindak berdasarkan pemahaman mendalam terhadap prinsip Satya dan Dharma dalam Astadama?